Halaman

Rabu, 29 Februari 2012

Selamat, PSSIku

Selamat, PSSIku

Malam ini Bahrain menghadiahimu dengan 10 gol.


Yayah
Depok, 29 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik

Senin, 27 Februari 2012

International Conference on “The Rise of China and the Future of Regional Affairs in East Asia”

Forwarding Tirta's invitation:


"Dear Friends, 


We request the pleasure of your company to join us in the meeting of minds to discuss the current issues in politics, economy and security on the topic of the rise of China and the future of regional affairs in East Asia.
Many delegates are invited to participate in this international event, including representatives from various ministries, embassies, policy advisers, researchers, practitioners, media personnel, and other scholars. 
“中国的崛起与东亚区域关系的未来”国际研讨会
International Conference on “The Rise of China and the Future of Regional Affairs in East Asia”
Thursday, March 1st, 2012, 09.00 a.m. - 04.00 p.m.
Seminar Room (Auditorium), 6th Floor University Library
(Auditorium Lantai 6 Perpustakaan Universitas)
Universitas Indonesia, Depok Campus, Indonesia 
Welcome Remarks: 
Prof. Dr. der Soz. Gumilar Rusliwa Somantri* 
(Rector of Universitas Indonesia) 
Prof. Dr. Bambang Shergi Laksmono, M.Sc. 
(Dean of Faculty of Social and Political Sciences of Universitas Indonesia) 
Keynote Speaker: 
Prof. Dr. Ir. Purnomo Yusgiantoro 
(Minister of Defense, Republic of Indonesia) 
Policy Address: 
H.E. Mr. Liu Quan 
(Chinese Embassy Chargé D’affaires, Minister Counselor , Embassy of People’s Republic of China) 
Dr. Rizal Affandi Lukman 
(Deputy Minister for International Economic and Financial Cooperation, 
Coordinating Ministry of Economic Affairs, Republic of Indonesia) 

Presenters: 
Prof. Keiji Nakatsuji (Ritsumeikan University) 
Prof. Jun Honna (Ritsumeikan University) 
Prof. Yang Baoyun (Peking University) 
Prof. Zhu Caihua (China Foreign Affairs University) 
Prof. Amir Santoso, M.Soc., Sci., Ph.D. (Universitas Indonesia) 
Lucio B. Pitlo III (University of Phillippines) 
Meidi Kosandi, S.IP., M.A. (Universitas Indonesia) 
Jona Widhagdo Putri, B.A., M.A. (Universitas Indonesia) 
Ikhsan Darmawan, S.IP., M.Si. (Universitas Indonesia) 
Tirta N. Mursitama, Ph.D., and Pamungkas Dewanto 
(Bina Nusantara University and Universitas Indonesia) 
Broto Wardoyo, S.Sos., M.A. (UI)

Free of charge, no reservation is required!"


Yayah
Jakarta, 28 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik

Minggu, 26 Februari 2012

Raja Pinokio: Dalam Balutan Perkara Jilid -I

Raja Pinokio: Dalam Balutan Perkara Jilid -I



Pinokio lantang berkata: "Saya akan berdiri paling depan menghalangi pemberantasan korupsi."


Sontak semut yang masih bingung antara percaya dan tidak percaya mendongakkan kepalanya
Rumput gajah, rumput teki, rumput jepang, perdu-perduan lainnya berkedap-kedip saling tanya tak percaya!
"Mana mungkin Raja Pinokio kita mengusut korupsi-korupsinya?"
"Bagaimana bisa sapu yang kotor membersihkan lantai-lantai yang berpeluh noda?"
"Mana bisa?"
"Memang bisa?"


Aahh, manusia! Dia mendasarkan apa-apa pada biasanya, biasanya . . Biasanya lagi, biasanya lagi.
Manusia tidak percaya kalau Pinokio yang gemar berdusta itu berjanji sedemikian dahsyat memberantas tikus-tikus di rumahnya.


Dan benar saja!
Anjing pemburu, anjing kurapan, anjing rabies, merpati, angsa cekikikan mendengar ulah tetangga-tangganya yang salah menduga.
Bukan hanya cekikikan
Mereka bahkan terkekeh-kekeh, terengah-engah, terpingkal-pingkal, terbatuk-batuk, tergoncang-goncang, terjungkal-jungkal sampai keluar air mata


'Qiqiqiqi . . Hahahaha . . wala wala . . Wakawakawaka . . Raja Pinokio . . Raja Pinokio kan . . bilang: "Saya akan berdiri paling depan menghalangi pemberantasan korupsi." Bagaimana bisa mereka salah mendengarnya? Huwahahaha . . huwahahaha . . Kabarkan pada mereka! . . "' pungkas mereka, sambil terengah-engah menahan gelak, di akhir tawa!


Waka waka waka . .


Maree maree . .

Yayah
Jakarta, 27 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik

Eloknya Mengajarkan Kebaikan

“Siapa memberi petunjuk pada kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun." (Muhammad SAW, Hadits Riwayat Muslim) . . Tiap kali kebaikan ajaran kita itu dipraktekkan, tiap kali itu pula kita mendapat tambahan pahala, sampai kapanpun . . ^_^

"Siapa mengajarkan keburukan, ia akan mendapatkan dosa orang yang mengikuti ajakannya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.”
(Muhammad SAW, Hadits Riwayat Muslim) . . Tiap kali keburukan yang kita ajarkan dipraktekkan, tiap kali itu pula kita mendapat dosa, sampai kapanpun . . ^_^


Yayah
Depok, 27 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik

Sabtu, 25 Februari 2012

Pasar Kebayoran Lama, Tak Kulihat Gerai Si Ujang Langganan PMiranda Goeltom di Sana

Pasar Kebayoran Lama, Tak Kulihat Gerai Si Ujang Langganan P
Miranda Goeltom di Sana


Pagi ini aku diberi waktu oleh Tuhan untuk melihat-lihat ke dalam Pasar Kebayoran. Pasar Kebayoran Lama tepatnya. Terngiang di telingaku beberapa waktu lalu berita menghebohkan tentang laporan perkosaan mahasiswi keperawatan, yang konon tubuh si korban dibuang di pinggiran rel sekitar Pasar Kebayoran. Tapi terus terang, maaf, pagi ini aku tidak melihat adanya tanda-tanda adanya perkosaan itu. Pula, aku tidak melihat ada tubuh perempuan muda usia kuliah yang tergeletak di pinggiran rel kereta di sana.

Syahdan, memasuki area pasar yang tersembunyi di balik rel, di dalam kurungan bangunan-bangunan mungil bertuan, aku saksikan berbagai macam dagangan setaraf kaki lima dan yang setingkat dengannya. Toko-toko baju tampak mendominasi jualan di sejauh mata memandang dari dekat rel sampai jalan Raya depan. Pertama di sebelah kiri terlihat kaki lima aneka jeans dan jaket anak. Lalu ada lagi kaki lima menjajakan aneka jeans dan berbagai celana kualitas ekspor lainnya. Di sampingnya ada kaki lima kandang, ayam kandang, burung hidup, dan rupa-rupa pakan burung. Lalu ada kaki lima baju lagi, kaki lima baju lagi, dan kaki lima baju, lagi.

Percis di samping kaki lima baju-baju ada kaki lima urusan ayam potong yang sangat terbuka. Lalu ada kaki lima pakan ikan sekaligus pakan burung buatan pabrik dan kroto.

Berjalan ke arah Barat, ada kaki meja jualan ayam potong yang dibiarkan ngablak kosong. Barangkali pedagangnya sudah pulang. dipisahkan oleh gang, terbitlah kaki lima asesoris, bros, dan lain-lain. Serunya, kaki lima asesoris ini berlokasi percis hampir berdempetan dengan pakan ayam, pakan burung lagi, kroto lagi, ayam hidup di dalam kandang lagi. Ayaya . .

Di sampingnya, ke arah Barat, onggokan sampah bulu ayam, daun pisang kering, pelepah pisang, dan sayuran mewarnai susana pasar pagi ini. Sayang aku tidak bisa menyaksikan kapan sampah itu diangkut, oleh siapa, dan dibawa ke mana.

Di belakang ketiga bagian di atas, terpampang dua banner bertuliskan "Apotek EDDY" dan "ALLAN PHONE" yang dikaitkan pada bangunan lumayan besarnya, terbuka pagarnya tapi belum tampak ada aktivitas di dalamnya.

Ke arah Barat ada lagi kaki lima ayam potong dengan berbagai ayam dan bebek hidup tinggal dalam keranjang masing-masing. Daging ayam potong juga tampang di belakang kandang-kandang ayam dan bebek itu. Lalu ada kaki lima penjaja asesoris HP, baterai HP, tas HP, dan sejenisnya. Kemudian aku lihat tanaman hias paku2an dalam pot di sampingnya. Sampah sayuran yang masih baru menyatu dengan kandang ayam kotor, menyatu dengan kandang ayam kosong tampak beronggok-onggok di sana.

Itu semua ada di samping kiri Jalan Pasar. Aku belum bercerita bagian kanannya? Kita simpan saja ceritanya ya. Lanjut untuk kali berikutnya.

Sepeninggalku dari dalam pasar tersebut, aku lihat Gerobak Soto Lamongan yang luar biasa bersihnya. Lokasinya jauh dari hiruk pikuk pasar. Gerobaknya warna kayu yang difurnis, longgar, bersih, rapi. Kalau saja aku tidak barusan keluar dari dalam Pasar Kebayoran Lama, yang masih terkenang dengan kolaborasi aroma parfum, kandang ayam, sampah sayuran, tanah beraroma darah ayam merah marun mengalir di antara badan jalan dan trotoar, kalau saja aku tidak baru saja keluar melihat berupa-rupa pemandangan di dalam Pasar Kebayoran Lama, aku pastikan aku akan mampir ke Soto Lamongan itu dan mencobanya. Tapi sayang. Kenangan itu tidak bisa aku hapus begitu saja. Ada sih di bagian lain yang khusus jualan baju-baju yang tampak apik dan rapi dan bersih. Letaknya agak ke kiri di sana.

Segini dulu ceritanya ya. Kapan-kapan kita sambung cerita bagian kanan dan lainnya. Semoga bisa, maree maree . .


Yayah
Jakarta, 26 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik

Jumat, 24 Februari 2012

Jubah Dewa

Jubah Dewa


Kira-kira, waktu Dewa menciptakanmu, takdir Dia untukmu apa ya?

Ribet ketika harus berurusan dengan manusia titisan dewa:

Seberapapun pintar kamu, kamu tak lebih dari seorang manusia;
Seberapapun milik kamu, kamu hanyalah manusia;
Seberapapun kuasa kamu, kamu tidak lebih kuasa dari Tuhannya

Tapi yang namanya ribet tetap ribet
Yang namanya rada-rada tetap rada-rada
Yang namanya berpenyakit jiwa tetap sakit jiwa

'Siapa yang inginkan perpisahan?'
'Dia.'
'Siapa yang ingin lepaskan ikatan?'
'Dia.'
'Siapa yang inginkan kebaruan?'
'Dia.'
Dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, . . .

Tapi apa mau dikata?
Mungkin Dewa-pun tidak berkenan melihat dia yang sok Dewa

'Siapa yang anggap dirinya paling berhak atas siapa yang ingin dikuasainya?'
'Dia.'
'Siapa yang tak rela terpisahkan dari yang pernah dimilikinya?'
'Dia.'
'Siapa yang paling gak jelas keputusannya?'
'Dia.'
'Siapa yang mengekspresikan kemarahannya tiba-tiba, tanpa bisa dicerna otak manusia dewasa?'
'Dia.'
Dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia, dia . . .

Aku bukan siapa-siapa bagimu
Kamu? Bukan siapa-siapaku
Lalu? Ada apa maumu?
Jauhi aku darimu
Buang jauh-jauh Jubah Tuhanmu
Biarkan aku hidup dengan kemanusiaanku, menikmati keindahan pikirku,
menjalani kemerdekaan gerak langkahku.
Itu mauku

Ada apa maumu?
Please tinggalkan Jubah Kesombonganmu
Please tinggalkan Jubah Kebesaranmu
Jelas-jelas kebesaran kedodorankegedean
Biarkan Dewa menjalankan titahnya
Bukan kamu,
Bukan aku

Tinggalkan Jubah Dewamu!


Yayah
Depok, 25 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik

Baguskan Aku ketika Hidup dan sesudah Mati

'Yaa Allooh, baguskanlah agamaku karena dia adalah pegangan dalam semua urusan. Baguskanlah duniaku karena di situlah kehidupanku. Baguskanlah akhiratku karena itu tempat aku kembali. Jadikanlah kehidupanku ini sebagai tempat beramal sholeh dan jadikanlah kematianku sebagai akhir dari segala keburukan.' (Muhammad SAW, Hadits Riwayat Muslim) . . aamiin


Berdoa itu juga ibadah. Yuk maree kita berdoa setiap saat, memohon hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memohon yang baik-baik saja, tidak kepada yang lain.


Maree maree . .


Yayah
Depok, 25 Februari 2012
Untuk Indonesia yang lebih baik